DOMPET KEMANUSIAAN INDONESIA MENANGIS
Selasa, 28 Desember 2004 23:45 WIB
NUSANTARA

Dua Tewas Akibat Longsor di Purworejo

PURWOREJOŚMIOL: Sebanyak 17 rumah warga rusak berat dan ringan, sedangkan dua orang meninggal dunia akibat tanah longsor di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo.

Kepala Kepolisian Sektor Loano AKP Hartono di Purworejo, Selasa mengatakan, dua warga Dusun Kragilan Desa Guyangan yang meninggal dunia yakni Martini (65) dan cucunya Sangadah (25) telah dikuburkan masyarakat setempat sekitar pukul 11.00 WIB.

Sedangkan sebanyak 12 rumah rusak berat dan lima rusak ringan dalam bencana tanah longsor di sepanjang sekitar 10 kilometer jalur jalan raya Bayuasin Kecamatan Loano Purworejo menuju Samigaluh Kulon Progo Yogyakarta, Senin (27/12) sekitar pukul 19.30 WIB.

Ketika terjadi bencana itu, katanya, hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 18.00 hingga 23.30 WIB.

Ia menjelaskan, masing-masing tiga rumah rusak berat di Dusun Wonosari, Kragilan dan Ngasinan Desa Guyangan, empat rusak ringan di Dusun Kragilan akibat tanah longsor Selain itu, katanya, di Desa Banyuasin sebuah rumah rusak ringan dan sebuah rumah lainnya rusak ringan. Di Desa Kemejing sebuah rumah rusak berat akibat bencana alam tersebut.

"Dua warga yang meninggal adalah warga Kragilan, saat bencana datang nenek dan cucunya itu berada di dalam rumah," katanya.

Kini para warga korban tanah longsor di kawasan itu mengungsi ke rumah tetangganya yang aman.

Seksi Hubungan Antar Lembaga Kantor Kesbanglinmas Kabupaten Purworejo Hardoyo mengatakan, tujuh "titik" longsor tanah menimpa jalur Banyuasin-Samigaluh itu sehingga jalan sepanjang sekitar 10 kilometer tidak bisa dilalui arus lalulintas.

Sebuah eskavator terlihat masih berusaha menyingkirkan gundukan tanah longsor yang menutup jalan raya di Dusun Bendo Desa Mudal Rejo Loano hingga sekitar pukul 12.00 WIB.

Tujuh titik longsoran tanah yang menutup jalan raya itu terletak di Dusun Benda Desa Mudal Rejo (satu titik), Dusun Krasak Desa Mudal Rejo (3), bahu jalan ambrol di Dusun Krasak (1), Desa Guyangan (2).

Jalan beraspal itu terletak di kawasan tebing yang pada sisi lainnya berupa aliran Kali Jebol Loalo Purworejo.

Panjang longsoran tanah bervariasi antara lima hingga 50 meter, lebar antara dua hingga empat meter dan tinggi antara satu hingga lima meter di seluruh "titik" longsoran di kawasan itu.

"Di tempat yang dua meninggal itu seluruh warga ada tujuh kepala keluarga dan sembilan rumah. Para korban kini ditampung di rumah tetangga yang aman," katanya. (Ant/O-2)

[Belum ada tanggapan untuk berita ini]
KOMENTAR/TANGGAPAN ATURAN KOMENTAR

Copyright ę 2003 Media Indonesia. All rights reserved.
Partnered with Indonesia Interactive
Comments and suggestions please email miol@mediaindonesia.co.id
Berita Lainnya
Komunikasi dengan Banda Aceh Hanya Bisa via Ponsel
Aceh Singkil, Aceh Selatan Bebas Korban Jiwa
Korban Tsunami Aceh yang Selamat Dievakuasi ke Medan
Mahasiswa Undip Turun ke Jalan, Galang Dana untuk Aceh
Tanah Longsor Di Magelang Timbun Delapan Rumah